full screen background image
Sunday 19 November 2017
  • :
  • :

Tanggung Jawab Indonesia Sebagai Negara Transit Terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang Terlibat dalam Penyelundupan Manusia

Tanggung Jawab Indonesia Sebagai Negara Transit Terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang Terlibat dalam Penyelundupan Manusia

TANGGUNG JAWAB INDONESIA SEBAGAI NEGARA TRANSIT TERHADAP WARGA NEGARA ASING (WNA) YANG TERLIBAT DALAM PENYELUNDUPAN MANUSIA

(Studi di Kantor Imigrasi Kelas II Blitar)

Orpa Floria Sari, Nurdin, S.H., M.Hum, Ikaningtyas, S.H., LL.M.

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

Email : orpa.floria.91@gmail.com

ABSTRAK

Permasalahan penyelendupan manusia yang berkembang saat ini menjadi permasalahan yang serius bagi Indonesia sebagai salah satu negara transit dan strategis ke negara tujuan, sehingga menimbulkan kewajiban dan tanggung jawab terhadap warga negara asing yang terlibat. Indonesia melalui instansi terkait terutama Imigrasi berusaha untuk melaksanakan tanggung jawabnya dengan melindungi hak-hak asasi manusia mereka dan melaksanakan kebiasaan Internasional melalui prinsip non refoulment. Hal ini dilakukan sampai mereka dikirim ke negara ketiga atau final reject untuk orang yang diselundupkan atau ekstradisi untuk smuggler. Dalam penanganan masing-masing warga negara asing yang terlibat pihak imigrasi selalu berkoordinasi dengan intansi terkait seperti kepolisian dalam penanganan smuggler dan organisasi Internasional (IOM dan UNHCR) dalam penanganan orang yang diselundupkan dimana mereka kemudian tergolong dalam pencari suaka. Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan Negara yang bersangkutan juga tidak terlepas dari setiap penanganan yang dilakukan.

Kata kunci: Penyelundupan Manusia, Warga Negara Asing, Imigran Gelap, Imigrasi

ABSTRACT

Growing problem of people smuggling is becoming a serious problem for Indonesia as transit country and a strategic going to destination country, giving rise to the obligation and responsibility to the foreign citizens involved. Indonesia through the relevant agencies especially the Immigration seeks to carry out its responsibilities to protect human rights and execute their International habits through the principle of non refoulment. This is done until they are sent to a third country or a final reject to the person who smuggled or extradition to smuggler. In each handling foreign citizens involved immigration always coordinate with related organizations such as the police in handling smuggler and international organizations (IOM and UNHCR) in the treatment of persons who smuggled where they then belong to the asylum seekers. Representatives of the Ministry of Foreign Affairs and the State concerned can not be separated from each treatment were performed.

Keywords: People Smuggling, Foreign Citizens, Illegal Migrant, Immigration

(KLIK UNTUK DOWNLOAD) TANGGUNG JAWAB INDONESIA SEBAGAI NEGARA TRANSIT TERHADAP WARGA NEGARA ASING -WNA-